Gak Terima Altar Sembahan Dewa Sapinya di Klaim Sepihak, Dua Suku Prindavan Terlibat Konflik

Gara-gara altar dewa sapinya di klaim sepihak dua suku prindavan saling baku hantam. 

Vidio https://aceimg.com/upload/?f=tOSt34xmr.mp4
Bonus https://aceimg.com/upload/?f=zPTx3PRyI.mp4
Pacar Polos https://youtu.be/PuHAI8ze8p4?si=dVOW-r8tfWD0ohE5

Halo guys jumpa lagi dengan gua, di pembahasan kali ini gua mau bahas tentang kejadian agak langka di prindavan guys.

Mengenai dua suku atau kasta yang berbeda saling tawuran, tapi tawuran mereka ini agak unik nih, biasanya kalo kita ngeliat orang tawuran itu rata rata di dominasi atau kebanyakan para pemuda.


Karna tenaga mereka masih kuat, jadi kalo saling kejar udah pasti bisa, nah beda halnya dengan kejadian kali ini guys. Yang tawuran bukanya pemuda.


Melainkan para sepuh dan bahkan di dominasi oleh kakek dan juga nenek. Konflik mereka ini di picu karna tempat sembahan dewa sapi mereka di klaim secara sepihak oleh suku lain.


Jadi awalnya saat itu salah satu suku ini marah guys karna biasanya sembahan yang mereka kasihkan ke tempat mirip kayak altar gitu. Pada hilang semua.


Mereka ini malah nuduh suku sebelah udah ngambil sembahan tersebut buat dewa sapi. Karna merasa kesal di tuduh, suku ini akhirnya memberikan pembalasan.


Hingga akhirnya konflik dua kubu tadi tidak dapat terhindarkan. Yang gua salut mereka ini pada tua semua tapi tenaganya masih kuat.


Bahkan ada seorang kakek kakek yang mirip kayak ketua suku maju paling depan, eh dia malah modar paling awal.


Katanya konflik mereka ini berhasil damai, setelah di panggil baba, kalo bahasa kita itu baba itu mirip kayak gus gusan gitu guys kalo di masyarakat prindavan.


Makanya kedua kubu ini berhasil damai dan di buatkan satu lagi altar buah sembahan, jadi mereka gak saling ganggu.

TOMBOL SHARE ARTIKEL

IKLAN TENGAH ARTIKEL PALING ATAS

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel